Minggu, 22 Oktober 2017

world-economy  World Economy

Tunggu Perintah Masuk Kerja, PNS Amerika Diminta Pantau Media

Kamis, 17 Oktober 2013 10:31 WIB
Dibaca 427

Monexnews - Masa penghentian operasional pemerintah Amerika Serikat (shutdown) segera berakhir pasca adanya resolusi terkait krisis anggaran negara. Dengan demikian, maka seluruh pegawai negeri sipil (PNS) dan aparat publik akan kembali masuk kerja seperti biasa.

Bukan hal yang mudah bagi kementerian dan lembaga pemerintah untuk memanggil kembali pegawai-pegawainya yang diliburkan selama sekitar dua pekan. Mengingat hukum federal Amerika melarang pegawai negara yang cuti/libur untuk mengakses email melalui ponsel atau laptop. Bahkan tidak sedikit pula PNS yang pergi ke luar kota karena tidak sabar dengan tercapainya resolusi anggaran. Alhasil lembaga-lembaga yang mempekerjakan mereka harus menggunakan beragam cara untuk memberitahukan tanggal masuk kerja.

"Bagaimana caranya (memberitahukan pegawai)? Itu adalah pertanyaan yang bagus," ujar Becky Moore, Analis Program di Kantor Administrasi Keamanan Transportasi. Penyelia memang sudah meminta penanggungjawab IT untuk mengumumkan tanggal masuk kerja melalui situs web resmi masing-masing. Namun menurut Moore, cara terbaik adalah dengan menyebarkannya dari mulut ke mulut karena tidak semua orang mengakses layanan internet. Momen yang tepat untuk menyebarluaskan info juga belum jelas, apakah sesaat setelah rancangan anggaran disepakati atau ketika presiden Barack Obama benar-benar menandatanganinya. "Sekarang masalahnya, bagaimana kita tahu kapan hari mulai masuk kerja," imbuh Moore.

Pada hari Senin kemarin, Kementerian Pertahanan Amerika memanggil 340 ribu PNS untuk masuk seperti biasa. Kuasa hukum kementerian menyatakan bahwa pegawai pertahanan harus masuk karena fungsi mereka terkait dengan kepentingan militer. Namun seperti bisa diduga, tidak semua karyawan benar-benar masuk hari itu karena tidak mengetahui informasi dari kantornya. Bahkan pada hari pertama (07/10) waktu kerja hanya dihabiskan oleh bos dan karyawan untuk menelepon rekan-rekannya yang belum tahu. Beberapa dari pegawai akhirnya datang jelang waktu pulang dan hanya sekedar absen. Pihak Pentagon mengakui sulitnya memanggil pegawai dari masa cuti akibat shutdown, namun otoritas pertahanan yakin kalau segala sesuatunya lebih mudah sekarang. "Hanya sekitar 7000 orang lagi yang masih belum masuk," ujar seorang pejabat pertahanan. Untuk memastikan semua orang mendapatkan informasi, seluruh kementerian akan memakai berbagai media komunikasi seperti press release, pengumuman website, telepon dari atasan langsung dan media publik. Namun demikian, untuk kementerian lain yang fungsinya tidak terkait langsung dengan hajat hidup orang banyak, mereka masih menunggu waktu yang tepat untuk recall pekerjanya. Nantinya pengumuman awal masuk kerja bagi seluruh PNS akan diumumkan oleh media-media cetak dan elektronik. Oleh karena itu, pemerintah meminta semua karyawan memantau perkembangan di televisi.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar