Jumat, 20 Oktober 2017

world-economy  World Economy

Turunkan Defisit Transaksi Berjalan, Upaya Pemerintah dan BI Perbaiki Nilai Tukar

Senin, 9 Maret 2015 16:14 WIB
Dibaca 485

Monexnews - Untuk memperbaiki nilai tukar rupiah yang mengalami pelemahan dalam beberapa waktu terakhir, pemerintah dan Bank Indonesia akan bekerja sama untuk mengurangi defisit neraca transaksi berjalan (current account deficit).

“Yang dilakukan pemerintah untuk kurs adalah kepada current account, dan itu akan melalui kebijakan berdua antara BI dan pemerintah,” jelas Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro dalam diskusi dengan wartawan di kantornya, Jumat (6/3).

Menurutnya, lembaga yang dapat melakukan intervensi terkait nilai tukar adalah BI, yaitu dengan cadangan devisanya. Sementara, upaya yang dapat pemerintah lakukan saat ini untuk mendukung langkah-langkah BI terkait nilai tukar adalah dengan menjaga stabilitas ekonomi makro.

Menkeu mengurai, beberapa upaya untuk menjaga stabilitas makro ekonomi tersebut antara lain dilakukan dengan menjaga defisit anggaran pada tingkat yang lebih rendah, dengan peningkatan kualitas belanja pemerintah. Selain itu, pemerintah juga telah menjaga rasio utang pada tingkat yang terkendali, yaitu sebesar 24,7 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Terakhir, dengan menurunkan defisit transaksi berjalan dan menjaganya tetap berada di kisaran 3 persen. “Ada satu lagi, tapi ini kerja berdua antara pemerintah dengan BI adalah bagaimana menurunkan defisit current account,” tambahnya.(nv)


Sumber: rilis berita Kementerian Keuangan Republik Indonesia
www.kemenkeu.go.id

*disadur tanpa penyuntingan

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar