Kamis, 30 Maret 2017

breaking-news GDP AS Q4 direvisi naik menjadi 2.1%, Klaim Penganguran turun menjadi 258K.

world-economy  World Economy

Ukraina Ingin Rusia Menarik Pasukannya

Jumat, 16 Mei 2014 11:21 WIB
Dibaca 478

Monexnews - Diplomat Ukraina mengatakan Rusia harus mengambil tindakan nyata termasuk penarikan tentara dari wilayah perbatasan. "Ucapan Rusia tidak lah cukup. Kami telah mendapatkan banyak pernyataan dari Rusia namun ini berbeda dari tindakan nyata," tutur Diplomat Ukraina untuk PBB Yurii Klymenko di Jenewa. Klymenko utarakan Rusia telah berjanji untuk manarik pasukannya namun jumlah tentara Rusia di perbatasan masih sama dan Rusia juga berencana untuk melakukan latihan militer pada 25 Mei ketika Ukraina melakukan pemilu presiden.

Penarikan tentara Rusia tidak termasuk dalam pakta Jenewa yang telah disusun Eropa, Rusia, Ukraina, dan AS pada 17 April silam untuk meredakan krisis di Ukraina. Laporan NATO terakhir menunjukan ada 40.000 tentara Rusia yang berada dekat wilayah perbatasan Rusia-Ukraina. Situasi di wilayah timur Ukraina masih panas setelah pihak separatis utarakan keingingan untuk bergabung dengan Rusia pasca referendum di provinsi Donetsk dan Luhansk.

Moskow bersitegas tentara nya yang ada di wilayah perbatasan hanya sebagai antisipasi jika krisis di Ukraina menyebar ke Rusia. Barat juga tidak banyak berbuat mengingat tentara Rusia tersebut masih berada di wilayah Rusia dan merupakan hak Rusia untuk menempatkan tentaranya dimanapun selama berada di wilayah Rusia. Meski demikian, NATO telah memperingatkan adanya potensi intervensi Rusia di Ukraina dan negara Eropa Timur lainnya mengingat besarnya jumlah tentara.  (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar