Selasa, 26 September 2017

world-economy  World Economy

Ukraina Tidak Inginkan Opsi Militer

Selasa, 18 Maret 2014 8:04 WIB
Dibaca 647

Monexnews - Perdana menteri Ukraina utarakan tidak menginginkan opsi militer sebagai reaksi atas keputusan Rusia untuk mengambil Crimea. Ukraina dan negara Barat telah menolak hasil referendum Crimea yang memutuskan untuk keluar dari Ukraina dan bergabung dengan Rusia. Presiden Rusia telah menandatangani dekrit yang mengakui kedaulatan Crimea. DPR Rusia utarakan akan meloloskan Undang-Undang yang akan memungkinkan Crimea untuk bergabung dalam waktu dekat. 

"Kami memiliki 2 pilihan. Pertama adalah militer. Rusia telah melakukan invasi militer maka respon yang sesuai juga militer," ujar perdana menteri Arseniy Yatsenyuk kepada CNBC. "Opsi kedua adalah jalur diplomatis. Meski Rusia telah menyerang wilayah Ukraina, namun kami masih bisa melakukan negosiasi dan menemukan solusi." Yatsenyuk juga utarakan tidak mendukung opsi militer dan mengatakan tidak ada negara lain, kecuali Rusia, yang inginkan opsi militer.  Yatsenyuk mengakui bahwa negaranya tidak memiliki kapabilitas menghadai kekuatan militer Rusia namun Yatsenyuk menegaskan rakyat Ukraina akan mempertahankan negaranya jika Rusia terus memasuki wilayah Ukraina.  (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar