Jumat, 24 Maret 2017

world-economy  World Economy

Utang Luar Negeri Indonesia Juli 2014 Tumbuh Stabil Cenderung Menurun

Senin, 22 September 2014 13:43 WIB
Dibaca 386

Monexnews - Pertumbuhan Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia hingga Juli 2014 relatif stabil dengan kecenderungan mengalami penurunan dibandingkan pertumbuhan ULN Bulan Juni 2014. Hingga akhir Juli 2014, ULN Indonesia tumbuh 10,0 persen (yoy), sedikit menurun dibandingkan ULN Juni 2014 yang tumbuh 10,4 persen.

Posisi ULN pada akhir Juli 2014 tercatat sebesar 290,6 miliar dolar AS, meningkat dibandingkan dengan posisi akhir Juni 2014 yang sebesar 284,9 miliar dolar AS. Dalam keterangan resminya, Bank Indonesia (BI) menyatakan bahwa dari total ULN tersebut, ULN sektor publik mencapai 134,2 miliar dolar AS, atau sekitar 46,2 persen dari total ULN. Sementara itu, sisanya, yakni sebesar 156,4 miliar dolar AS merupakan ULN sektor swasta, yang merupakan 53,8 persen dari total ULN.

Lebih lanjut BI juga menyatakan bahwa perkembangan ULN pada Juli 2014 dipengaruhi oleh pertumbuhan ULN sektor swasta yang mengalami perlambatan. Pada saat yang sama, pertumbuhan ULN sektor publik tercatat sedikit meningkat.

Pada Bulan Juli, ULN sektor swasta tumbuh 12,9 persen (yoy), lebih lambat dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya yang sebesar 14,4 persen (yoy). Sementara itu, ULN sektor publik tumbuh 6,8 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya yang sebesar 6,2 persen (yoy).

Perlambatan ULN sektor swasta pada Juli 2014 terutama didorong oleh melambatnya pertumbuhan ULN sektor industri pengolahan; pertambangan; serta listrik, gas dan air bersih. Posisi ULN pada akhir Juli 2014 terutama terpusat pada sektor keuangan; industri pengolahan; pertambangan; serta listrik, gas dan air bersih, dengan pangsa 78,3 persen terhadap total ULN swasta.

Secara rinci, pertumbuhan ULN sektor industri pengolahan tercatat sebesar 15,3 persen (yoy), lebih rendah dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya yang sebesar 15,8 persen (yoy). ULN sektor pertambangan tumbuh 2,5 persen (yoy) turun dibandingkan pertumbuhan Juni 2014 sebesar 7,9 persen (yoy).

Sementara, ULN sektor listrik, gas dan air bersih tumbuh 4,2 persen (yoy), turun dibandingkan pertumbuhan Juni 2014 sebesar 13,8 persen (yoy). Di sisi lain, ULN sektor keuangan tumbuh 27,7 persen (yoy), terakselerasi dari pertumbuhan bulan sebelumnya yang sebesar 19,2 persen (yoy).

BI sendiri akan tetap memantau perkembangan ULN dan memperkuat kebijakan pengelolaan ULN, khususnya swasta, agar ULN dapat berperan optimal dalam mendukung pembiayaan pembangunan tanpa menimbulkan risiko stabilitas makroekonomi.(wa)


Sumber: rilis berita Kementerian Keuangan Republik Indonesia
www.kemenkeu.go.id
*disadur tanpa penyuntingan

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar