Rabu, 18 Januari 2017

breaking-news PM Inggris Theresa May: Pemerintah Akan Ajukan Kesepakatan Brexit Baru Untuk Voting Parlemen

world-economy World Economy

Utang Luar Negeri Indonesia Masih Dalam Tren Melambat

Jumat, 22 November 2013 9:08 WIB
Dibaca 272

Monexnews - Bank Indonesia memandang perkembangan Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia masih cukup sehat sesuai dengan fundamental ekonomi. Pertumbuhan ULN September 2013 masih berada dalam tren melambat. Tren penurunan pertumbuhan ULN tersebut sejalan dengan perlambatan perekonomian domestik.

Posisi ULN Indonesia di Bulan September 2013 tercatat USD259,9 miliar atau tumbuh 6,7% (yoy). Angka ini lebih rendah dibanding dengan pertumbuhan ULN periode Januari-Agustus 2013 yang mencapai 8,8% (yoy). Data ini seperti dilansir melalui laman Bank Indonesia, pada Kamis (21/11).

Perlambatan pertumbuhan ULN terjadi pada sektor publik dan sektor swasta. Posisi ULN sektor publik Bulan September 2013 mencapai USD123,2 miliar atau tumbuh 2,1% (yoy). Angka ini melambat dibanding rata-rata pertumbuhan periode Januari-Agustus 2013 sebesar 4,4% (yoy). Sementara itu, posisi ULN sektor swasta tercatat USD136,7 miliar atau tumbuh 11,1% (yoy). Angka ini lebih rendah dibanding rata-rata pertumbuhan periode Januari-Agustus 2013 sebesar 13,4% (yoy).

Komposisi ULN Indonesia Bulan September 2013 didominasi ULN jangka panjang, yaitu sebesar USD212,8 miliar (81,9% dari total ULN). Sementara sisanya sebesar USD47,1 miliar (18,1% dari total ULN) merupakan ULN jangka pendek. Sementara itu, rasio ULN terhadap PDB tercatat sebesar 29,2%. Rasio tersebut masih berada dalam posisi aman sesuai praktik internasional. Namun, Bank Indonesia akan terus memantau perkembangan ULN Indonesia sehingga tetap optimal mendukung perekonomian Indonesia. (fin)


Sumber: publikasi resmi Kementerian Keuangan Republik Indonesia

www.kemenkeu.go.id

*disadur tanpa perubahan

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar