Senin, 24 Juli 2017

world-economy  World Economy

Volume BBM Bersubsidi 2014 Sama Dengan 2013

Senin, 30 September 2013 10:21 WIB
Dibaca 371

Monexnews - Pemerintah dan Badan Anggaran (banggar) DPR menyepakati besaran volume BBM menjadi 48 juta kiloliter (KL). Demikian disampaikan Ketua Banggar Ahmadi Noor Supit dalam rapat  bersama Panitia Kerja Asumsi Dasar, Penerimaan, Belanja, Defisit, dan Pembiayaan Badan Anggaran DPR.

Seperti diketahui dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2014) awalnya  volume BBM diusulkan  sebesar 50,5 juta KL. "Artinya volume BBM bersubsidi tahun 2014 sama dengan volume di tahun ini," jelasnya. 

Plt. Kepala Badan Kebijakan Fiskal Bambang P.S. Brodjonegoro mengatakan, subsidi BBM sebesar Rp210,73 triliun dibuat berdasarkan perhitungan sejumlah parameter, yakni nilai tukar rupiah Rp9.750 per dolar, ICP sebesar 105 dollar AS per barel, volume BBM 48 juta KL. Kemudian Alpha BBM Rp734,16 per liter dan harga jual premium dan BBM Rp6.500 per liter, minyak tanah Rp2.500 per liter, dan minyak solar Rp5.500 per liter.

Di kesempatan yang sama, Dirjen Minyak dan Gas (Migas) Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Edy Hermantoro menambahkan, volume BBM dapat ditekan menjadi 48 juta KL dengan menggunakan manajemen volume. "Jika menggunakan skema bussiness as usual, maka volume BBM bersubsidi diperkirakan mencapai 51,71 juta KL," katanya.

"Dalam RAPBN 2014, volume 50,5 juta KL terdiri dari premium 32,96 juta KL, minyak tanah 1,1 juta KL, solar 16,44 juta KL. Dengan adanya pengendalian melalui manajemen volume, volume BBM bisa ditekan menjadi 48 juta KL yang terdiri dari 32,46 juta KL, minyak tanah 0,9 juta KL, solar 14,64 juta KL,"  ungkapnya. (ak)

(art)

Sumber: website kementrian keuangan RI - www.depkeu.go.id

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar