Rabu, 18 Oktober 2017

world-economy  World Economy

Wacana Penerapan PPnBM Ponsel Impor Terus Bergulir

Senin, 26 Mei 2014 12:53 WIB
Dibaca 446

Monexnews - Wacana penerapan Pajak Pertambahan Nilai Barang Mewah (PPnBM) terhadap produk ponsel impor sampai saat ini masih dibahas oleh pemerintah. Meski demikian, pembahasan tersebut masih belum rampung karena masih terdapat hal yang belum tuntas disepakati. "Itu belum diputuskan, masih menjadi wacana dan saat ini baru mencapai 60 persen kesepakatan," ujar Menteri Perindustrian MS Hidayat di Bandung (22/5).

Perumusan PPnBM terhadap ponsel impor masih didiskusikan antara Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan dan Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan. Pembahasan wacana penerapan PPnBM produk ponsel impor terbilang cukup signifikan, karena ponsel menjadi komoditas dengan nilai impor terbesar kedua setelah komponen minyak dan gas bumi (migas). Sedangkan dalam kelompok nonmigas, telepon seluler merupakan barang konsumsi yang berada di urutan teratas. "Nanti masih akan kami bahas di dalam rapat di antara Kemenperin, Kemendag dan BKF Kemenkeu," katanya.

Ia juga menegaskan bahwa regulasi PPnBM terhadap ponsel tujuannya jelas demi melindungi industri nasional sekaligus substitusi impor dalam komoditas tersebut. Seperti diketahui bahwa sebelumnya, ponsel impor diwacanakan akan dikenakan PPnBM sebesar 20 persen. Namun, berdasarkan perkembangan saat ini, besaran PPnBM ponsel impor tersebut belum ditentukan secara resmi. (nic)


Sumber: rilis berita Kementerian Keuangan Republik Indonesia

www.kemenkeu.go.id

-disadur tanpa penyuntingan

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar