Selasa, 23 Mei 2017

breaking-news Ifo: Indeks Iklim Bisnis Jerman naik ke 114.6 di Mei dari 112.9 di April, estimasi 113.1.

world-economy  World Economy

Wapres: Kebijakan BI Rate, Antisipasi Pengurangan Stimulus AS

Selasa, 26 November 2013 15:46 WIB
Dibaca 464

Monexnews - Wakil Presiden Boediono menyebutkan bahwa Indonesia tidak dapat seterusnya terlena dengan pembiayaan murah (easy money), suku bunga rendah, dan mengalirnya modal asing ke dalam negeri. Sehingga ia menilai bahwa kebijakan Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan (BI rate) adalah baik untuk dilakukan. Ini untuk mengantisipasi dampak pengurangan stimulus moneter (tapering off quantitative easing) oleh Bank Sentral Amerika Serikat The Fed.

"Kebijakan di bidang pembiayaan harus kami manage sebaik mungkin (melalui penaikan BI rate) dan kami lakukan secara bertahap, serta gradual, supaya nantinya saat kebijakan moneter AS diterapkan kita sudah siap, tidak takut. Kalau dibiarkan hidup dalam rezim easy money tadi bisa membuat kami kaget, maka harus ada penyesuaian," jelasnya di Hotel Gran Melia, Jakarta, Senin (25/11).

Menurut Wapres, tapering off berpotensi dilakukan Bank Sentral AS pada rentang waktu awal hingga pertengahan 2014. Oleh sebab itu, dia berharap kebijakan BI rate tersebut dapat dimaklumi, khususnya untuk sektor riil, di mana dirasa memberatkan. "Saya yakin sewaktu-waktu pada awal atau pertengahan 2014 akan ada perubahan mendasar moneter dari AS. Mereka akan mengetatkan dolar yang berdampak pada kita," katanya. (ak)


Sumber: rilis berita Kementerian Keuangan Republik Indonesia

www.kemenkeu.go.id

*disadur tanpa perubahan

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `