Selasa, 24 Januari 2017

world-economy  World Economy

Warren Buffet: Kalau UMR Naik Jadi $15 per Jam, Saya Ikut Senang

Selasa, 4 Maret 2014 10:48 WIB
Dibaca 689

Monexnews - Miliarder Warren Buffett mengakui dirinya akan senang sekali apabila upah minimum di seluruh Amerika Serikat naik sampai $15 per jam atau sekitar Rp173 ribu. Akan tetapi ia melihat hal itu tidak mungkin terwujud karena kenaikan upah yang terlalu tinggi akan menyakiti lapangan kerja.

Kepada CNBC kemarin, Buffett mengatakan kalau ia akan lebih gembira kalau warga Amerika mendapatkan upah yang lebih tinggi. Namun ia juga tidak bisa menyalahkan pemerintah yang tidak bisa mewujudkan hal itu karena kondisinya memang tidak mendukung. "Kalau UMR bisa naik jadi $15 per jam dan tidak akan menyakiti siapapun, saya tentu sangat senang," ujarnya.

Presiden Barack Obama memang sedang menggodok kebijakan upah, di mana UMR akan dinaikkan dari $7.25 menjadi $10.10. Namun pemerintah tidak bisa merestui keinginan warga yang meminta kenaikan upah sampai $15 per jam. Lebih dari itu, perusahaan-perusahaan juga bisa gulung tikar atau menunda perluasan bisnis akibat membengkaknya pos pengeluaran.

Merespon fakta yang terjadi di Amerika, Warren Buffett memiliki saran kepada pemerintah Washington. Orang terkaya nomor dua di negaranya ini menilai alternatif lain yang bisa diambil untuk meningkatkan taraf hidup warga adalah dengan menaikkan earned income tax credit atau memberikan kembali uang pajak kepada warga yang pendapatannya di bawah level tertentu. "Saya rasa pilihan ini tidak akan berdampak negatif ke sektor lainnya," tambah Buffett.

Ketika ditanya soal risiko penurunan ekonomi domestik, Buffett mengatakan dirinya tidak melihat Amerika akan menuju resesi. "Amerika sedang menapaki pertumbuhan yang konsisten walaupun sangat pelan. Seharusnya kita tidak mengkhawatirkan resesi double-dip," tutupnya.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar