Kamis, 21 September 2017

world-economy  World Economy

World Bank Berencana Naikkan Tingkat Pinjaman 50% Dalam 10 Tahun

Jumat, 14 Februari 2014 9:22 WIB
Dibaca 616

Monexnews - World Bank berharap untuk menaikkan tingkat pinjamannya sebanyak 50% dalam 10 tahun dengan memangkas biaya, melonggarkan persyaratan mengenai jumlah pinjaman, dan mengenakan biaya yang lebih tinggi pada negara kaya untuk sejumlah jasa, menurut beberapa orang sumber. World Bank telah menandatangani rencana untuk menaikkan pinjaman sebanyak 100 milyar dollar pekan ini, dan rinciannya akan diberikan pada pertemuan World Bank dan International Monetary Fund di bulan April, menurut sumber. Portofolio pinjaman World Bank saat ini sekitar 200 milyar dollar.

World Bank, institusi untuk melawan kemiskinan yang berbasis di Washington, telah menjalankan perubahan strategi besar-besaran sejak tahun 1996 agar menjadi lebih efisien dan sesuai dengan kebutuhkan negara-negara lainnya. Dalam strategi barunya, World Bank mengatakan sedang mencari cara untuk mendorong portofolio pinjaman secara keseluruhan agar tetap menjadi relevan di tengah meningkatnya kompetisi untuk dana pengembangan.

Negara berpendapatan menengah, termasuk lima peminjam terbesar yaitu China, Brasil, Turki, India, dan Indonesia, dapat lebih mengandalkan pendanaan swasta dan pinjaman bilateral seiring mereka bertumbuh. Namun World Bank yakin bahwa negara-negara tersebut, yang masih tergolong miskin, ingin untuk mengakses nasehat dan pengalama di area seperti lingkungan dan infrastruktur. World Bank juga menawarkan tingkat suku bugna yang lebih rendah daripada sektor swasta.

Kenaikan pinjaman senilai 100 milyar dollar akan datang dari IBRD, atau International Bank for Reconstruction and Development, bagian dari World Bank yang fokus dalam memberantas kemiskinan pada negara berpenghasilan menengah, menurut sumber. IBRD mendapatkan kontribusi dari setiap 187 negara anggotanya. Namun World Bank berharap dapat membiayai pinjamannya sendiri, termasuk dengan menurunkan rasio pinjaman terhadap saldo. World Bank juga berencana untuk memangkas 400 juta dollar dari anggaran administratifnya untuk 3 tahun kedepan agar mampu untuk memberikan yang lebih untuk negara kliennya, ucap kepala bagian keuangan World Bank di bulan Oktober lalu.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar