Sabtu, 21 Oktober 2017

world-economy  World Economy

World Bank Pangkas Proyeksi GDP China, Asia Timur

Senin, 13 April 2015 10:42 WIB
Dibaca 3562

Monexnews - World Bank memangkas proyeksi pertumbuhan tahun 2015-2016 miliknya untuk negara berkembang di Asia Timur, terkait perlambatan di China yang terus belanjut seiring pemerintah berusaha mengatasi kerapuhan sektor keuangan dan beralih menuju jalur pertumbuhan yang lebih kokoh. Wilayah Asia Timur diperkirakan akan bertumbuh sebesar 6.7% di tahun 2015 dan 2015, turun dari proyeksi sebesar 6.9% dan 6.8% di bulan Oktober, menurut World Bank di Washington dalam East Asia and Pacific Economic Update yang dirilis hari Senin. Laju pertumbuhan Asia Timur di tahun 2014 mencapai 6.9%. China diperkirakan untuk bertumbuh sebesar 7.1% di tahun 2015 dan 7.0% di tahun 2016, turun dari estimasi sebelumnya sebesar 7.2% dan 7.1%, menurut laporan tersebut.

Menurut laporan Wolrd Bank, berlanjutnya kebijakan untuk menekan utang pemerintah lokal, membatasi perbankan bayangan, mengurangi kapasitas luang, menekan tingkat permintaan energi, dan mengendalikan polusi akan mengurangi tingkat investasi dan pertumbuhan sektor manufaktur. World Bank mengatakan, bagaimanapun juga, stimulus yang terarah diperkirakan akan terus meredam dampak pada laju pertumbuhan jangka pendek, jika menunjukkan sinyal perlambatan yang jauh di bawah target pemerintah sekitar 7%. Investor akan mendapatkan kejelasan mengenai kesehatan perekonomian negara terbesar kedua dunia pada hari Rabu dengan dirilisnya data gross domestic product (GDP) kuartal pertama. Ekonom memperkirakan laju pertumbuhan melambat menjadi 7% pada kuartal pertama tahun ini, laju paling lambat dalam 6 tahun.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar