Rabu, 26 Juli 2017

world-economy  World Economy

Yellen: Belum Ada Tekanan Inflasioner

Jumat, 18 April 2014 8:17 WIB
Dibaca 509

Monexnews - Janet Yellen melihat tingkat upah sebagai sinyal tekanan inflasi, yang mana belum ada hingga saat ini. “Kenaikan pada tingkat upah terus berjalan pada laju paling lambat dalam sejarah, dengan sejumlah sinyal akselarasi,” ucap Gubernur Federal Reserve kemarin dalam pidato kerangka kerja kebijakan moneter pertamanya. Yellen mengatakan dalam respon terhadap pertanyaan dari ekonom Harvard University Martin Feldstein bahwa ia memperkirakan masyarakat yang telah menganggur untuk waktu yang lama agar kembali bekerja seiring prospek tenaga kerja yang lebih cerah. Hal tersebut akan mendongkrak tingakt upah dan inflasi.

“Pengangguran yang sudah terlalu lama kemungkinan akan lebih aktif untuk kembali bekerja dan memasuki pasar tenaga kerja serta menambah tekanan naik pada tingkat upah dan harga,” ucapnya pada Economic Club of New York. “Sudah jelas, kita harus melihat buktinya dan mengevaluasi hal tersebut dengan pikiran yang terbuka.”

Feldstein, yang mengkritik the Fed karena terlalu tidak memperhatikan resiko inflasi, bertanya pada Yellen apakah ia setuju tingkat pengangguran jangka pendek adalah indikator awal kenaikan harga dan upah. “Jujur, masih terlalu dini untuk menarik kesimpulan seperti itu,” respon Yellen. “Masih mungkin ada kejutan.” Ia mengatakan bahwa ia “tidak menutup peluang bahwa tingkat inflasi dapat naik ke level yang harus kita atasi. Hal tersebut adalah sesuatau yang cukup harus diperhatikan, namun bukanlah sesuatu yang saya antisipasi akan terjadi.”

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar