Kamis, 23 Maret 2017

breaking-news Klaim Awal Pengangguran AS naik menjadi 258K pekan lalu dari sebelumnya 243K, estimasi 240K

world-economy  World Economy

Yield Obligasi Jangka Pendek China Anjlok Tajam Sejak Kasus Lehman

Senin, 31 Maret 2014 13:22 WIB
Dibaca 563

Monexnews -

Nilai imbal hasil obligasi jangka pendek  China tergelincir pada laju tercepat dalam lima tahun  terakhir di tengah meningkatnya spekulasi bahwa kebijakan moneter akan di perlonggar untuk menghadapi apa yang Perdana Menteri Li katakan tentang “kesulitan dan resiko” pada ekonomi.

Imbal hasil obligasi pemerintah bertenor dua tahun merosot sebanyak 93 basis poin pada kuartal sekarang menjadi 3.41 persen, di tunjukan dalam data China Bond. Itu akan menjadi penurunan terbesar sejak penurunan sebesar 214 basis poin di dalam periode tiga bulan akhir 2008, ketika pasar kredit global runtuh setelah bangkrutnya Lehman Borthers Holdings Inc. Nilai imbal hasil rata-rata pada obligasi mata uang asing di pasar berkembang turun sebanyak lima basis poin sejak 31 Desember menjadi 5.51 persen, menurut data yang di kumpulkan oleh Bloomberg.

Perdana Menteri Li memberikan peringatan pada pertemuan pekan lalu bahwa China tidak dapat hilangkan bahaya dari meningkatnya tekanan pada perekonomian yang yang meningkatkan taruhan bahwa pemerintah akan meluncurkan langkah-langkah untuk menstabilkan pertumbuhan ditengah berbagai indikator seperti manufaktur yang sinyalkan penurunan. Sebagai bagian dari langkah-langkah awal, People Bank of China mungkin akan memangkas persyaratan cadangan dana yang di minta untuk pertama kalinya sejak Mei 2012, menurut analis dari Credit Suisse Group AG dan Nomura Holdings Inc.

“Penurunan imbal hasil pada obligasi jangka pendek telah mendorong untuk perkiraan pelonggaran lanjutan dan juga pengurangan durasi  secara keseluruhan durasi oleh investor di balik aksi hindar resiko yang sedang berlangsung,” kata Wee-Khoon Chong,  analis di Nomura Singapura. “Imbal hasil cenderung untuk turun dan  kurva obligasi cenderung akan curam di dalam lingkungan pelonggaran moneter.”

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar