Minggu, 23 Juli 2017

world-economy  World Economy

Yield Obligasi Jerman Anjlok Tajam Pasca Data Eropa

Kamis, 14 Agustus 2014 16:29 WIB
Dibaca 433

Monexnews  - Hasil data pertumbuhan ekonomi yang lebih rendah dari perkiraan membuat nilai obligasi Jerman melonjak ke level tertingginya pada hari Kamis (04/08). Artinya, investor menunggu adanya stimulus tambahan dari European Central Bank (ECB). 

Yield atau imbal hasil obligasi pemerintah Jerman tenor 10 tahun turun ke rekor rendah 1.011% (data Tradeweb). Angkanya bahkan berada di bawah level yang tercatat pada tahun 2012 lalu, saat krisis hutang zona Euro menunjukkan potensi penyebaran. Sebagai catatan, saat harga obligasi naik maka yield-nya mengarah turun.

Sementara nilai tukar Euro terpantau kuat, meski sempat menyentuh level 1.3357. EUR/USD sampai dengan pukul 16.21 WIB berkisar di posisi 1.3369. Sedangkan terhadap GBP, Euro bertengger di atas 0.80-an.

Pemerintah Prancis menyatakan bahwa perekonomian domestiknya stagnan untuk dua kuartal beruntun di triwulan yang berakhir Juni. Yang lebih parah, data gross domestic product Jerman juga lebih rendah dibandingkan perkiraan. Perekonomian Jerman melambat 0.2% di kuartal II, meskipun di awal tahun kinerjanya masih bagus di tengah iklim perlambatan zona Euro. Pakar ekonomi yang disurvei oleh Wall Street Journal pekan lalu memprediksi roda ekonomi Jerman hanya kontraksi 0.1% di kuartal II.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar