Senin, 27 Maret 2017

world-economy  World Economy

Yum, McDonald's Minta Maaf Atas Skandal Di Cina

Selasa, 22 Juli 2014 8:04 WIB
Dibaca 693

Monexnews - Yum Brands Inc dan Mc Donald's Corp meminta maaf kepada konsumen atas skandal makanan yang terjadi di Cina. Skandal muncul setelah regulator Cina menutup supplier daging lokal pasca laporan TV yang menayangkan pekerja menggunakan daging yang telah jatuh ke lantai pabrik juga mencampur pabrik yang telah kadaluarsa dengan daging baru. Perusahaan AS tersebut juga telah berhenti menggunakan supplier Shanghai Husi Food yang telah menjadi fokus media. Perusahaan juga utarakan daging dari Husi terkonsentrasi di area Shanghai.

"Kami tidak akan mentoleransi pelanggaran peraturan," ujar Yum Cina yang telah memastikan KFC dan Pizza Hut tidak menggunakan daging dari Husi. "Jika terbukti, maka laporan ini tidak dapat diterima oleh restoran McDonald's  manapun di seluruh dunia," ujar juru bicara McDonald's Cina. Laporan ini tentunya dapat menimbulkan kekhawatiran akan terpuruknya kembali penjualan franchise restoran terkemuka AS tersebut di Cina setelah sempat pulih dari skandal 2012 dimana perusahaan dituding gunakan ayam yang telah mendapatkan suntikan antibiotik dalam jumlah berlebihan. (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar