Sabtu, 27 Mei 2017

world-economy  World Economy

Yunani dan Jerman Berselisih Pendapat

Kamis, 5 Februari 2015 23:01 WIB
Dibaca 647

Monexnews - Perdana Menteri Yunani bentrok secara terbuka dengan mitranya di Jerman pada hari Kamis seiring yield obligasi Athena melejit dan saham sektor perbankan anjlok menyusul keputusan European Central Bank untuk menghentikan pendanaan. Pasca diskusi di Berlin, Menteri Keuangan Jerman Wolfgang Schaeuble mengatakan bahwa ia telah mengatakan pada Yanis Varoufakis bahwa tidak realistis untuk membuat janji pemilu yang membebani negara lain, dan mereka telah "sepakat untuk tidak sepakat". Schaueble mengatakan bahwa sementara itu menghargai pilihan yang diambil oleh rakyat Yunani, namun penting bagi pemerintah yang baru untuk tetap mematuhi kesepakatan yang telah tercapai dengan Uni Eropa yang bekerjasama dengan IMF, ECB, dan Komisi Eropa.

Pemerintahan Perdana Menteri Alexis Tsipras yang baru berumur 10 hari tersebut telah mengatakan tidak akan memperpanjang program bailout yang akan berakhir pada akhir bulan ini dan telah menolak untuk bekerjasama dengan troika. Pihak pemeirntah juga mengatakan akan mengubah sejumlah kebijakan yang ditekankan oleh kreditur asing dan menghentikan sejumlah privatisasi, menaikkan jumlah upah minimum, mempekerjakan kembali pekerja sektor publik dan mengembalikan bonus bagi pensiunan yang hidup miskin. Keputusan ECB utnuk berhenti menerima obligasi Yunani untuk mengurangi beban bank sentral Athena agar dapat membiayai sektor perbankannya sendiri merupakan kemunduran besar bagi usaha pemerintah menegosiasikan kesepakatan hutang baru dengan negara mitranya di Eropa.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar