Minggu, 4 Desember 2016

world-economy World Economy

Yunani Inginkan Kesepakatan, Menolak Untuk 'Diperas'

Kamis, 5 Februari 2015 17:40 WIB
Dibaca 709

Monexnews - Yunani pada hari Kamis mengatkan bahwa negaranya tidak akan mengalami "pemerasan" oleh mintranya di Uni Eropa namun pihaknya ingin mencari solusi gabungan atas hutangnya dan krisis pengetatan. Dalam usaha untuk kembali menenangkan masyarakat Yunani setelah European Central Bank membatalkan penerimaan obligasi Yunani sebagai imbal balik bailout, pihak Athena mengatakan sistem keuangan aman sejak bank-bank memiliki akses terhadap pendanaan darurat dari bank sentral. Bank-bank di Yunani dapat mendapatkan tambahan dana sebanyak 10 milyar euro (7 milyar pound) dari batas saat ini untuk pendanaan, menurut salah satu pejabat pemerintah, sementara petinggi bank sentral Yunani mengatakan langkah ECB tidak akan mempengaruhi likuiditas dan stabilitas sistem perbankan.

Namun pejabat pemerintah Yunani bersikeras bahwa Athena tidak memiliki rencana untuk menarik diri dari janji untuk mengakhiri pengetatan, yang dikatakan oleh Perdana Menteri Alexis Tsipras telah memicu krisis kemanusiaan di Yunani. "Yunani tidak berusaha untuk memeras siapapun namun kami juga tidak dapat diperas," menurut salah satu pejabat pemerintah, menambahkan bahwa pemerintah di Athena akan menghargai "mandat" yang memenangkannya dalam pemilu singkat bulan lalu. "Keputusan ECB... merupakan upaya tekanan politik untuk mencapai kesepakatan dengan cepat."

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar