Sabtu, 21 Januari 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris turun -1.9% di Desember vs. 0.2% di November, ekspektasi -0.1%.

world-economy  World Economy

Yunani Menghadapi Ancaman Baru

Jumat, 21 Juni 2013 17:50 WIB
Dibaca 578

Monexnews - Pemerintahan koalisi Yunani mendapat pukulan ganda pada hari Kamis, seiring memanasnya pembahasan tentang penutupan perusahaan penyiaran negara mendatangkan ancaman perpecahan di tubuh pemerintah dan kekhawatiran baru tentang pembiayaan program bailout. Kegagalan dalam pembahasan berpotensi mendorong salah satu mitra dalam koalisi 3 partai untuk menarik dukungan dari pemerintah, yang kian mempertegas krisis internal koalisi yang parah.

"Belum ada kesepakatan yang tercapai," kata pemimpin Democratic Left, Fotis Kouvelis, setelah melangsungkan pertemuan dengan 2 kepala partai koalisi lainnya. Anggota parlemen dari Democratic Left dijadwalkan untuk menggelar rapat khusus pada hari Jumat, untuk memutuskan masa depan partai dalam pemerintahan koalisi.

Dalam sebuah pernyataan terpisah di televisi nasional, PM Antonis Samaras baik dan pemimpin partai Sosialis Evangelos Venizelos telah mengisyaratkan jika mereka siap melanjutkan pemerintahan tanpa dukungan Democratic Left. Gabungan kursi ke-2 belah pihak di parlemen telah cukup untuk memberikan dukungan suara mayoritas bagi pemerintah.

Sementara itu, menteri keuangan zona Euro cenderung masih mengesampingkan pertanyaan tentang potensi financing gap dalam program bailout Yunani di tengah munculnya laporan bahwa beberapa bank sentral zona Euro menolak melakukan roll over obligasi Yunani. Pasca menjalani pertemuan di Luksemburg, para menteri mendesak Athena untuk segera memenuhi persyaratan program bailout, sehingga dapat memberikan jaminan hasil review yang baik kepada Uni Eropa, IMF dan ECB. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar