Selasa, 17 Oktober 2017

world-economy  World Economy

Yunani Perdebatkan Sanksi Tambahan Untuk Rusia

Rabu, 28 Januari 2015 16:22 WIB
Dibaca 422

Monexnews - Pemerintah baru Yunani mempertanyakan langkah untuk memberlakukan sanksi tambahan pada Rusia, menambah sudut pandang kebijakan asing pada hambatannya menuju status quo di Eropa. Koalisi Perdana Menteri Alexis Tsipras mengatakan pihaknya menentang pernyataan Uni Eropa yang dirilis di Brussels hari Selasa yang membuka jalan untuk sanksi tambahan terhadap Kremlin terkait konflik di Ukraina, dan mengajukan keberatan karena tidak dimintai pendapat terlebih dahulu. "Yunani tidak menolak,” menurut pernyataan pemerintah. "Pengumuman tersebut melanggar "prosedur yang resmi" dengan tidak meminta persetujuan Yunani terlebih dahulu."

Apakah pemerintah di Athena dapat mengubah retorika tersebut menjadi kenyataan akan diuji saat menteri luar negeri Yunani, Nikos Kotzias, memiliki kesempatan untuk membatalkan sanksi tambahan pada pertemuan Uni Eropa di Brussels hari Kamis nanti. Sanksi membutuhkan kesepakatan 28 negara. Aksi veto dari Yunani akan menimbulkan keretakan di kubu Eropa dalam berhadapan dengan Rusia, dan berpotensi menghilangkan niatan baik untuk Syriza seiring berusaha untuk mendapatkan syarat yang lebih mudah untuk bailout. Hal itu juga akan memperdalam perseteruan dengan Kanselir Jerman Angela Merkel, yang telah mensinyalkan dukungannya utnuk menambah tekanan pada Rusia ditengah meningkatnya ketegangan di wilayah timur Ukraina.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar