Sabtu, 25 Maret 2017

world-economy  World Economy

Yunani Tolak Kreditur

Senin, 6 Juli 2015 7:20 WIB
Dibaca 1548

Monexnews - Yunani dengan tegas tidak mau menuruti permintaan penghematan para krediturnya. Keputusan ini dianggap sebagai kemenangan bagi Yunani dan pemimpinnya, Perdana Menteri Alexis Tsipras. Namun kini mereka harus bersiap jika para petinggi Eropa memutuskan untuk tidak lagi mengikutkan mereka dalam mata uang tunggal, Euro.

Hasil referendum pada hari Minggu (6/7) menunjukkan sebanyak 61% pemilih menolak penawaran kelanjutan bailout yang diikuti persyaratan kondisi penghematan yang lebih ketat. Keputusan ini dapat membuat perbankan Yunani berisiko bangkrut tanpa bantuan dana baru dari European Central Bank (ECB). Perekonomian Yunani telah merosot sekitaer 25% dalam enam tahun terakhir dengan tingkat pengangguran yang tertinggi di wilyah Euro.

ECB akan mengadakan pertemuan hari ini untuk membahas kelanjutan program dana darurat untuk Yunani, Emergency Liquidity Assistance (ELA), yang menjadi bantuan kunci penting finansial Yunani. Para pemimpin area Euro juga akan kembali bertemu di Brussel pada hari Selasa untuk membahas kondisi pasca referendum Yunani.

Kewaspadaan kembali melanda pasar keuangan, dengan pasar saham di sesi Asia diperdagangkan di area negatif. Euro anjlok sementara Yen Jepang rally terhadap pasangan mata uangnya. Hal ini mengindikasikan kentalnya sentimen risk aversion di awal pekan dan pasar cenderung memilih aset safe haven. (YS)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar